|  | 

Galeri Foto

Serba Serbi Keluarga

img-responsive
Share this ...Share on Facebook0Share on Google+0Tweet about this on TwitterShare on LinkedIn0

Presiden Pertama Republik Indonesia, Ir. Soekarno pernah mengatakan Jangan Melupakan Sejarah (Jasmerah). Pesan ini bermakna bahwa manusia jangan sampai melupakan peristiwa masa lalu, karena masa lalu bisa menjadi pelajaran penting untuk menggapai kesuksesan masa depan. Islam juga mengajarkan pentingnya manusia menghargai waktu. Firman Allah Swt ” Demi Waktu, Sesungguhnya itu benar benar dalam kerugian, kecuali orang orang yang beriman, dan mengerjakan amal sholih dan saling nasehat menasehati  supaya mentaati kebenaran dan saling nasehat menasehati  supaya menetapkan kesabaran. (QS. Al Asr: 1-3).  Dalam ayat lain dijelaskan “ Hai orang orang yang beriman, bertaqwalah kepada Allah swt dan ehndaklah setiap diri manusia memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok (akherat), dan bertaqwalah kepada Allah , sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan” (QS. Al Hashr : 18).

Keterangan : Foto saat menikah tahun 1998. Foto Anak pertama Fajrul AFFI dan anak kedua Fauzul ABID saat masih kecil usia balita. Dan AFFI dan Abid pada usia Sekolah SMA dan kuliah di UNS Solo.

Keterangan foto; Bersama isteri pada sat berlibur ke Batam tahun 2013 dan rekreasi ke Yogyakarta tahun 2017.

Saya sebagai manusia yang sudah mengaruhi “samudera kehidupan”  (berkeluarga selama 20 tahun 8 bulan ( april 1998 s/d desemebr 2018), tentunya merasakan, mengalami berbagai liku liku kehidupan baik suka maupun duka. Semua yang dirasakan ini, harus dikenang untuk menajdi perhatian (muhasabah) demi mewujudkan kesuksesan masa depan.

   

Keterangan foto: Pada saat rekreasi ke kota lama Semarang tahun 2018. Dokumentasi lebaran keluarga. Kami meiliki tradisi setelah sjholat idul fitri, langsung sungkeman bersama keluarga. Foto AFFI dan Abid pada saat usia kecil, AFFI berhasil juara I Baca Puisi tingkat Jawa Tengah tahun 2010. Pada saat ABID ulang tahun usia 7 tahun.

Setiap keluarga harus memiliki pengetahuan dan pemahaman  tentang siapa dirinya mulai dari awal sampai sakhir. Mengetahui dna memahami terhadap dirinya dan keluarganya akan menjadi penentu kualitas kehidupan baik secara lahir maupun batin. Rasulullah SAW bersabda “ Man ‘arofa nafsahu faqod ‘arofa robbahu” artinya barang siapa yang mengenal atau mengetahui dirinya maka akan mengenal atau mengetahui Tuhannya”. Hadis ini bisa diambil hikmahnya, ternyata untuk mengetahui dan meyakini adanya Tuhan, ternyata harus diawali dari pengetahuan atau pengenalan terhadap dirinya. Socartes seorang filosof besar Yunani yang hidup 469 – 399 SM, memiliki semboyan ” Kenalilah dirimu sendiri, maka kamu akan menjadi orang besar”.

Mengenal diri sendiri, tidak selalu bersifat fisik (tekstual). Mengenal diri sendiri berarti mengetahui peristiwa yang pernah dilakukan bersama orang orang terdekat di keluarga. Dengan mengetahui berbagai peristiwa diharapkan  dapat meningkatkan kedekatan dan keakraban jalinan kasih sayang diantara keluarga terdekat.

 

Tanggal 10 april 1998 bagi saya menjadi hari yang paling bersejarah bagi saya dan keluarga. Pada tanggal itu saatnya saya mengucapkan ijab qabul pernikahan dengan seorang gadis cantik dari desa Gebang Kecamatan Bonang Kabupaten Demak bernama Nur Kholidah, S.Ag. Gadis yang saya kenal sejak kuliah di Unissula (Adik kelas saat kuliah). Di awali dari aktifitas di organisasi kemahasiswaan (Senat Mahasiswa Fakultasdan PMII Komisariat Unissula)  kami berdua mulai berkomunikasi secara biasa biasa saja tanpa ada dugaan dan pikiran akan terjadi perjodohan sebagai suami isteri. Benar orang bilang, jodoh itu Tuhan yang menentukan, akhirnya saya dipertemukaan dalam ikatan pernikahan sampai diberi amanah dari Allah dua anak laki laki yang bernama Fajrul AFFI Zaidah Al Kannur yang tahun 2017 mulai masuk kuliah di UNS di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) dan anak yang kedua bernama Fauzul ABID Libasuttaqwa Al Kannur  tahun 2018, mulai masuk di SMA 1 Bae Kudus.

 

Selama menjalani mahligai kehidupan rumah tangga sampai di karunia dua anak laki laki semua, tentunya banyak kenangan indah yang kami lakukan. Diantaranya  dokumen dokumen foto sejak awal pernikahan sampai anak anak tumbuh dewasa.

Selain kegiatan bersama keluarga, masing masing dari keluarga saya juga memiliki kegiatan sendiri dalam rangka pengembangan karirnya amsing masing. Ada  berbagai kegjatan isteri, kegiatan anak anak dis ekolah dan di kampus serta juga kegiatan saya sendiri.      

  

Alhamdulillah berrsama keluarga bisa melaksanakan ibadah umroh pada tahun 2014, dan juga bisa rekreasi di dalam maupun luar negeri. Pada tahun 2014 berkunjung ke Malaysia dan Singapura, pada tahun 2016 berkunjung ke Lombok NTB, pada tahun 2015 ke Thailand.

    

         

 

      

 

Komentar Facebook

ABOUT THE AUTHOR

POST YOUR COMMENTS

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Name *

Email *

Website

Pengunjung Website

Flag Counter