|  | 

Breaking News

Pesan kepada Mahasiswa PPG UIN Walisongo 2022

img-responsive

Makna PPG

Pendidikan Profesi Guru (PPG) merupakan proses yang terencana, ilmiah, obyektif dan manajerial untuk memberikan butki bahwa Guru PAI itu Profesi dalam pendidikan yang sudah benar benar Profesional. Profesional adalah pekerjaan atau kegiatan yang dilakukan oleh seseorang dan menjadi sumber penghasilan kehidupan yang memerlukan keahlian, kemahiran, atau kecakapan yang memenuhi standar mutu atau norma tertentu serta memerlukan pendidikan profesi. (UUGD, pasal 1 ayat 4). Artinya PPG merupakan proses akademik dan metodologis yang mampu melahirkan guru yang memiliki keahlian, dan kemahiran atau kecakapan dalam menjalankan tugas pendidikan dan pembelajaran.

  • Tanggung Jawab Guru PAI:

Guru PAI memiliki perbedaan secara esensial jika dibandingkan dengan Guru non PAI. Guru PAI setidakanya memiliki tiga tugas dan tanggung jawab: Tanggung jawab akademik : Mencerdaskan peserta didiki dalam bidang PAI, artinya Guru PAI harus mampu menanbah wawasan keilmuan keislaman kepada para muridnya. Tanggung jawab Metodologis/Pedagogis : Memberdayakan sumber untuk mewujudkan pembelajaran yang efektif dan efisien.Artinya Guru PAi harus memiliki kemampuan melakukan inovasi dan improvisasi dalam pembelajaran. Tanggung Jawab Dakwah Islam: Memberi pemahaman terhadap ajaran Islam yang tepat dan Kontekstual. Guru PAI memiliki tugas memberikan pencerahan dalam memahamni ajaran Islam secara tepat bagi kehidupan masyarakat. Pemahaman agama yang mendukung persatuan, kesatuan, toleransi sesuai falsafah negara Indonesia Pancasila.

  • Karakter Ilmu PAI :

Karakter Ilmu PAI berbeda dengan ilmu lainya. Karakter Ilmua PAI bersifat ZIGZAG; selalu berkaitan dengan bidang ilmu lainya, seperti sosiologi, antropologi, hukum, matematika, psikologi, manajemen dan lainya.Materi PAI tidak akan bisa dijelaskan secara tuntas/optimal jika tidak dibantu dengan wawasan ilmu diluar PAI. PAI selalu memerlukan bantuan dari wawasan ilmu lain. Misalnya materi tentang sholat pokok bahasan sholat khusyu harus dijelaskan dengan wawasan ilmu lain seperi psikologis. Konsep tanha ‘anil fakhsyai wal munkar, akan lebih mudah dipahami jika dijelaskan dengan wawasan ilmu sosiologis dan antropologis, dll. Materi pengelolaan zakat fitrah akan lebih mudah dipahami jika dijelaskan dengan ilmu manajemen dan sosial . Konsekeunsinya, Guru PAI harus memiliki wawasan ilmu lintas sektor/lintas disiplin.

  • Siapa Guru Itu ?

Guru adalah pendidik profesional dengan tugas utama mendidik, mengajar, melatih, membimbing, menilai peserta didik di Pendidikan Anak usai dini jalur formal, pendidikan dasar dan menengah. Uesnsu guru harus memiliki ketrampilan melakukan pembelajarana di sekolah formal. Keberhasilan guru dilihat seberapa jauh mampu melakusanakan dan melakukan pembaharuan (inovasi) dalam pembelajaran di sekolah formal di PAUD formal, pada jenjang dasar dan menengah. Itulah yang membedakan dnegan Dosen meskipun sama sama pendidik profesional.

Dosen adalah pendidik profesional dan ilmuan dengan tugas utama mengembangkan ilmu pengetahuan teknologi dan seni melalui pendidikan, penelitian dan pengabdian masyarakat. Ukuran keberhasilkan dosen tidak bisa hanya dilihat dari pola perkuliahan di kampus, melainkan juga dilihat dari karya akademik (peneltiian) dan juga karya sosial (pengabdian masyarakat).

  • Guru dan pembelajaran :

Transfer of Knowledg : Guru harus mampu memindahkan pengetahuan kepada siswa melalui berbagai inovasi atau seni pembelajaran. Menekankan pada penyampaian dan menghabiskan materi. (Intelectual skills)

The Leader orchrestration of teaching skills: Guru harus mampu mengharmonikan berbagai perbedaan yang dimiliki oleh siswa, dengan berbagai seni dan inovasi pembelajaran. (Art Skills)

The facilitation of learning, Guru harus mampu memberikan fasilitas yang optimal untuk terwujudnya pembelajaran yang efektif dan efisien. (Tecnology Skills)

  • Ketentuan Mengerjakan Tugas Resume:

Tugas dalam PPG ini tidak meringkas melainkan meresume. Oleh sebab itu mahasiswa harus bisa membedakan antara meringkas dan meresume. Meringkas adalah proses mempersingkat/memperpendek persoalan/teori. Sedangkan Meresume adalah kemampuan menemukan inti/ memaknai persoalan setelah membaca suatu fenomnen/teori. Meresume lebih banyak berisi pendapat dari yang meresume setelah membaca teori atau materi. Pendapat itu bisa diwujudkan dalam benbtuk deskripsi atau bagan atau gambar.

Perintah Resume : BUAT PETA/BAGAN TENTANG KONSEP setiap KB dalam Modul.

Reseme yang bener : Buatlah pendapat saudara setelah membaca KB, pendapat itu bisa dibuat dengan bagan, atau deskripsi dengan dilengkapi alasan penguat secara akademik (bisa teori/dalil). Indikator resume yang baik setidaknay dilihat dari dua hal : Pertama, sejauhmana mahasiswa mampu berpendapat setelah membaca KB, dan yang kedua, seperti apa mahasiswa mampu memberikan argumentasi berupa teori atau dalil dari al qur’an atuun hadis.

  • Ketentuan Tugas PBL:

Pada tugas ini, mahasiswa cukup menemukan problem, merumuskan sebab munculnya problem dan solusi yang terkait dnegan teori dan prosedur penyelesaian masalah.

Harus bisa membedakan antara problem, sebab munculnya dan solusi penyelesaian problem.

  • Ketentuan Tugas PBjL:

Lebih rinci dari PBL. Ada 6 langkah : Pertanyaan mendasar tentang kegiatan, (masalah mendasar). Perencanan proyek (kegiatan), menyusun jadual kegiatan, Memonitor kegiatan siswa, menguji hasil dan  melakukan evaluasi pengakaman belajar.

PBL maupun PBjL sama sama berawal dari permasalah.

Perbedaanya: PBL itu dilihat hasil (produk), PBjL dilihat prosesnya.

ABOUT THE AUTHOR

Pengunjung Website

Flag Counter