|  | 

Komentar

Persamaan: Yahudi, Nashroni dan Islam

img-responsive
Share this ...Share on Facebook0Share on Google+0Tweet about this on TwitterShare on LinkedIn0

Ada persaamaan antara Agama Yahudi, Agama Nashroni dan Agama Islam. Persamaan itu dapat dilihat dari tiga hal, antara lain:
Pertama, Tokoh Yang terpilih yang biasa disebut utusan Tuhan. Yahudi memiliki Rasul Pilihan bernama Musa AS, Nashroni memiliki tokoh pilihan bernama Isa Bin Maryam.dan Islam memiliki keyakinan Rasul Pilihan adalah Nabi Muhamamd SAW.
Kedua, Para pengikut atau Sahabat. Nabi Musa AS memiliki pengikut /sahabat sebanyak 70 orang seperti yang disebutkan dalam QS. Al A’raf : 155. “ Dan Musa memilih tujuh puluh orang dari kaumnya untuk memohonkan taubat kepada kami), pada waktu yang telah Kami tentukan…”. Agama nashroni juga mengenal dan menyakini sahabat sebanyak 12 orang bernama yaitu Simon, Petrus, Yakobus, Yohanes, Andreas, Filipus, Bartolomeus, Matius, Tomas, Tadeus, Simon Orang Zelot dan Yugas Iskariot. Dalam Islam meyakini empat sahabat Rasul yaitu Sayyidina Abu Bakar, Sayyidina Umar ibnu Khattab, Sayyidina Utsman Ibnu Afwan dan sayyidina Ali Ibnu Abdul Muntholib.
Ketiga, Umat terpilih. Dalam Yahudi mengenal umat terpilih yang disebut Bani Israil. Nashroni juga memiliki umat terpilih bernama Al Masih. Umat Islam juga memiliki umat terpilih atau umat terbaik. Sesuai Firman Allah Swt “ Kamu adalah umat terbaik yang dilahirkan untuk manusia, menyuruh kepada yang ma’ruf dan mencegah dari yang mungkar, dan beriman kepada Allah Swt. (QS. Ali Imran : 110). Umat pilihan menurut Islam adalah yang memiliki kesanggupan atau komitmen untuk selalu menyuruh kepada yang makruf (kebaikan/kemanfaatan) dan mencegah dari yang mungkar dan selalu beriman kepada Allah swt.
Selain tiga hal tersebut, persamaan antara Yahudi, Nashroni dan Islam juga dapat dilihat dari
doktrin kebenaran yang di yakini absolut. Yahudi memiliki 12 prinsip, yang dijadikan rukun iman Yahudi. Prinsip yang ke sembilan mengatakan “ Aku beriman dengan kesempurnaan iman bahwa taurat ini tidak bisa diubah ubah dan tidak ada syariat lain selain dari Sang Maha pencipta yang berkah nama-Nya”.
Agama kristin memiliki keyakinan yang bersifat absolut yaitu yang memiliki hakekat tertingi Maha luhur hanyalah Yesus. Artinya Yesus dalam pandangan Kristen adalah kebenaran absolut. “ Barang siapa yang tidak mengimaninya dengan keimanan yang tulus, kedua tangannya akan hampa tanpa kebenaran”.
Agama Islam juga memiliki keyakinan yang absolut. Hal ini dapat dilihat dalam QS. Ali Imran : 85 “ Barangsiapa mencari agama selain agama Islam, maka sekali kali tidaklah akan diterima agama itu dari padanya, dan diakherat termasuk orang orang yang rugi”.
Agama samawi (yahudi, nashroni dan Islam) memiliki kesamaan yang sama sama diyakini secaar kuat akan kebenarannya. Jika ketiga agama itu disatukan atau disamakan itu merupakan sesuatu yang sangat mustahil. Jika ketiga agama itu sama sama melakukan kalim kebenaran maka potensi konflik makin besar.
Jika berharap ketenangan dan keharmonisan antara agama samawi (Yahudi, Nashroni dan Islam) maka hanya satu pilihan yaitu sama sama saling menghargai, saling menghormati keyakinanya masing masing.

Catatan : Tulisan ini diambil dari intisari Buku Kontroversi Negara Islam, Karya Khalil Abdul Karim tahun 2015. Buku Sejarah Terlengkap Agama Agama Di Dunia, Karya M. Ali Imran tahun 2015.

Komentar Facebook

ABOUT THE AUTHOR

POST YOUR COMMENTS

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Name *

Email *

Website

Pengunjung Website

Flag Counter