|  | 

Aktivitas

Bincang Kebangsaan Bersama Gus TUTUT

img-responsive
Share this ...Share on Facebook0Share on Google+0Tweet about this on TwitterShare on LinkedIn0

Yayasan Tasamuh Indonesia Mengabdi (Y-Time) bekerja sama dengan PP GP Ansor melakukan dialog online aplikasi Zoom meeting, tema ” Era New Normal, RUU HIP dan masa Depan bangsa” bersama Ketua Umum PP GP Ansor KH. Yaqut Cholil Qoumas atau biasa dipanggil Gus TUTUT atau Gus STAQUF.

Inti sari wawancara online yang disiarkan secara langsung (live Streaming) di chanel youtube ;M. Saekan Muchith adalah sebagai berikut:

1. Kebijakan pemerintah dalam memutuskan New Normal harus dilakukan secara hati hati dab berdasarkan data yang akurat agar masyarakat tetap dalam suasan aman, nyaman, bahagia dan sejahtera.

2. Lembaga yang tidak kalah pentingnya menjadi perhatian serius terkait dengan New Normal adalah pesantren, karena pesantren memiliki ribuan/bahkan jutaan santri yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia. Tidak bisa dipungkiri, pesantrten telah memiliki peran bedar dalam merebut kemerdekaan dari penjajah, mengisi kemerdekaan dan memeprtahankan kemerdekaan dan NKRI. Oleh sebab itu pemerintah harus memiliki perhatian yang serius terhadap semua pesantren di era new normal ini.

3. Terhadap RUU Haluan Ideologi pancasila (HIP) Gus Tutut menyatakan bahwa RUU HIP adalah hal inisiatif DPR yaitu yang mengajukan RUU ini dari DPR melalui rapat paripurna DPR. Gus Tutut tidak menamik, bahwa RUU HIP ini menjadikan pro dan kontra di masyarakat. Jika masyarakat tidak menghendaki ya seharusnya sebagai wakil rakyat harus arif dan benar  benar memperhatikan apa yang terjadi ditengah tengah masyarakat.

4. Bangsa yang besar harus didukung dengan kepemimpinan yang kuat, bangsa yang kuat harus didukung dengan pemimpinya kuat dan rakyatnya juga harus kuat. Terhadap era Newe Normal (pandemi), Pemimpin yang kuat ditandai dengan beberapa hal : Pertama, harus memiliki kebijakan yang asertif, yaitu benrar benar memihak kepada persoalan yang aktual. Kedua, otoritas kesehatan yang kokoh, yaitu ketersediaan fasilitas kesehatan yang benar benar tersedia dan siap menangani covid 19. Ketiga, Harus ada saling percaya antara pemerintah dan masyarakat, yaitu Pemrintah harus percaya kepada masyarakat, dan sebaliknya masyarakat juga harus percayaa kepada pemerintah.  lebih lanjut, bisa kunjungi di channel youtube M. Saekan Muchith

Komentar Facebook

ABOUT THE AUTHOR

POST YOUR COMMENTS

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Name *

Email *

Website

Pengunjung Website

Flag Counter