|  | 

Materi S1

Materi Kuliah : ADMINISTARSI PENDIDIKAN

img-responsive
Share this ...Share on Facebook0Share on Google+0Tweet about this on TwitterShare on LinkedIn0

Pendahuluan

Islam menganjurkan bahkan mewajibkan kepada manusai agar tertib dalam melakukan perjanjian atau bermuamalah kepada sesama manusia. hal ini dapat dilihat dalam  Surat Al Baqarah ayat 282 “Hai orang-orang yang beriman, apabila kamu bermuamalah tidak secara tunai untuk waktu yang ditentukan, hendaklah seorang penulis di antara kamu menuliskannya dengan benar”.

Dalam ayat lain juga dijelaskan bahwa setiap tingkah laku manusai selalu ada yang mengawasi, sehingga harus selalu baik, tertib dan benar.  Allah berfirman dalam Surah Al Infithar ayat 10-12  “Padahal sesungguhnya bagi kamu ada (malaikat-malaikat) yang mengawasi (pekerjaanmu), yang mulia (di sisi Allah) dan yang mencatat (pekerjaan-pekerjaanmu itu), mereka mengetahui apa yang kamu kerjakan.”

hal ini dapat dipahami bahwa administarsi merupakan sesuatu yang sangat penting dan dianjurkan oleh agama. Oleh sebab itu mempelajari dan melaksanakan administarsi merupakan suatu keniscayaan bagi setiap manusia khususnya umat Islam.

Administrasi  berasal dari kata AD dan ADMINISTRATE yang memiliki arti melayani, membantu atau memenuhi keperluan orang lain. Dari perspektif sejarah, penggunaan kata administrasi diawali dari kerajaan Romawi Kuno yang dipakai untuk menyebut para petugas kerajaan yang memiliki tugas mengatur atau menyiapkan kegiatan upacara seremonial kerajaan.  Penggunaan istilah Administrasi secara pelan pelan meluas seiring dengan luasnya tugas yang diberikan dari Raja.

Ruang lingkup administrasi memiliki dua makna, pertama makna luas yaitu serangkaian kegiatan seorang pimpinan organisasi atau lembaga untuk mencapai tujuan. Kedua,makna sempit yaitu  proses mewujudkan tertib administrasi atau tata buku. Deengan demikian, administrasi bisa bermakna proses menejemen dan proses tata Usaha (TU).

Setidaknya ada dua tokoh yang dapat dijadikan cikal bakal atau awal mula lahirnya administrasi, yaitu;

 Pertama, FREDERICK WINSLOW TAYLOR  (1856-1914). Tokoh yang kahir di Germantown Philadelphia Ameriak Serikat melakukan penelitian tentang usaha untuk menciptakan efisiensi kegiatan atau kerja disuatu perusahaan /organisasi. Usaha untuk menciptakan efisiensi dilakukan dnegan usaha secara optimal untuk memberdayakan Sumber Daya Manusai dan Sumber Daya Material. Dengan demikian, usaha yang di lakukan Frederich W Taylor dijadikan tonggak perkembangan ilmu administrasi, dan Frederich W taylor disebut Pelopor Management Ilmiah (modern).

Kedua, Henry Fayol, lahir di Perancis  tahun 1860, melakukan penelitian tentang pentingnya kegiatan yang cepat, tepat dan sesauai sasaran. Henry Fayol; melakukan kajian secara intensif tentang pentingnya manusai memiliki kemampuan mengaraahkan, membimbing dan mengembangkan semua potensi yangb ada dalam dirinya dan sekitarnya. Dapat dikatakan apa yang dilakukan Henry Fayol merupakan kelanjutan atau pengembangan  dari usaha Frederich W Taylor. Deengan demikian,  Henry Fayol dinobatkan sebagai bapak Manajemen Ilmiah.

Pengertian dan Ruanglingkup Administrasi Pendidikan

  1. ADMINISTRASI adalah serangkaian kegiatan yang dilakukan dengan kerjasama untuk mencapai tujuan yang telah ditentukan (The Liang Gie, Dalam Kamus Administrasi).
  2. ADMINISTRASI adalah suatu tindakan atau kegiatan yang diawali dari perencanaan, penyelenggaraan serta pelaksanaan untuk menapai tujuan yang telah ditentukan. (Prajudi Atmosudirja dalam Buku Perercanaan Pendidikan tahun 1998).
  3. ADMINISTARSI adalah proses memberdayakan semua sumber daya yang dimiliki untuk menghasilkan produk yang sesuai dnegan permintaan publik (M. Saekan Muchith ).

Berdasarkan pengertian tersebut, maka unsur yang harus ada dalam administarsi sekurang kurangnya ada tiga hal yaitu IDE, atau GAGASAN, Kegiatan dan tujuan. Artinya administarsi yang baik harus di awali dari idea tau gagasan yang baik, kemudian dilaksanakan dalam proses kegiatan yang bisa mencapai tujuan sesuai yang telah ditentukan. Dengan demikian, ruang lingkup Administarsi Pendidikan sangat luas karena mencakup semua proses   dalam lembaga pendidikan. Ruanglingkup Administarsi pendidikan setidaknya meliputi sebagai berikut:

  1. Proses Adminidstarsi (tata Usaha)
  2. Kepemimpinan
  3. Supervisi
  4. Perilaku organisasi
  5. Perencanaan
  6. Penempatan manusai/SDM
  7. Hubungan antar manusai (Human relation)
  8. Pengambilan keputusan (Decision making)

Secara Rinci Ruanglingkup Administarsi pendidikan adalah terdiri dari beberapa aspek, antara lain:

  1. Bidang Tata Usaha Sekolah
  • Organisasi dan struktur pegawai tata usaha
  • Anggaran belanja keuangan sekolah
  • Masalah kepegawaian dan personalia sekolah
  • Keuangan dan pembukuan
  • Korespondensi/ surat menyurat
  • Masalah pengangkatan, pemindahan, penempatan, laporan, pengisian buku induk, raport, dan sebagainya
  1. Bidang Personalia Murid
  • Organisasi murid
  • Masalah kesehatan murid
  • Evaluasi kemajuan murid
  • Masalah kesejahteraan murid
  • Bimbingan dan konseling untuk murid
  1. Bidang Personalia Guru
  • Pengangkatan dan penempatan guru
  • Organisasi person guru
  • Masalah kepegawaian
  • Masalah kondisi dan evaluasi kemajuan guru
  • Refreshing dan upgrading guru
  1. Bidang Pengawasan (Supervisi)
  • Upaya meningkatkan semangat guru dan pegawai tata usaha.
  • Mengupayakan dan mengembangkan kerjasama yang baik antara guru, murid, dan pegawai tata usaha sekolah.
  • Mengupayakan dan membuat pedoman cara-cara menilai hasil-hasil pendidikan dan pengajaran.
  • Upaya untuk meningkatkan mutu dan pengalaman guru.
  1. Bidang Pelaksanaan dan Pembinaan Kurikulum
  • Berpedoman dan menerapkan kurikulum sekolah, dalam upaya mencapai dasar-dasar dan tujuan pendidikan dan pengajaran.
  • Melaksanakan organisasi kurikulum beserta metode-metodenya, sesuai dengan pembaharuan pendidikan dan lingkungan masyarakat.

Karakteristik Administrasi Pendidikan

Administarsi pendidikan memiliki karakteristik tersendiri dibabding administarsi diliar pendidikan. Ada beberap macam karakteristik administarsi pendidikan, antara lain:

Pertama, memiliki obyek manusia, yaitu administarsi pendidikan harus mampu memanusiakan manusia. Adminsistarsi dalam pendidikan harus memiliki tujuan membangun kualiats manusai seutuhnya lahir batin dunia sampai akherat. Kedua, menitik beratkan pada proses dari pada hasil. Administarsi pendidikan tidak semata mata mencapai produk atau target tetapi lebih mengutamakan proses yang dilalui untuk mencapai tujuan yang telah ditentukan. Ketiga, sasaran yang akan dicapai bersifat tidak langsung, yaitu tidak langsung dilakukan obyeknya.  Keempat, produk atau ahsilonya tidak bisa diketahui secara cepat atau seketika.

Fungsi  Administarsi Pendidikan

  1. Mengindentifikasi Tujuan dan Problem organisasi
  2. Menjadi dasar menentukan kebijakan pendidikan
  3. Menjadi dasar menetapkan tugas dan kewenangan bidang atau unit
  4. Melakukan koodinasi antar unit/bidang
  5. Meningkatkan Partisipasi staf
  6. Melaksanakan isi atau kurikulum

 

 

 

Komentar Facebook

ABOUT THE AUTHOR

POST YOUR COMMENTS

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Name *

Email *

Website

Pengunjung Website

Flag Counter