|  | 

Komentar

Apa dan Siapa Mahasiswa S2 (Magister)?

img-responsive
Share this ...Share on Facebook0Share on Google+0Tweet about this on TwitterShare on LinkedIn0

Magister adalah jenjang pendidikan akademik yang dapat dikategorikan level Midle Class. Posisinya diatas jenjang Sarjana (S1) dan di bawah jenjang Doktor (S3). Para Magister atau penyandang gelar magister setidak memiliki kualifikasi dalam tiga hal  yaitu Pertama, memiliki kemampuan mengembangkan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni dalam bidang keilmuan atau praktik profesionalnya melalui riset sehingga menghasilkan karya yang inovatif dan teruji. Kedua, memiliki kemampuan memecahkan permasalahan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni dalam bidang keilmuanya melalui pendekatan multidisipliner. Ketiga, mampu mengelola riset yang bermanfaat untuk masyarakat dan mendapat pengakuan tingkat nasional atau internasional.

KARYA INOVATIF  mengandung makna bahwa apa yang ditulis, dipahami, dikatakan  dan diteliti harus mempunyai nilai baru bagi orang lain. Mahasiswa Magister harus mampu menunjukan sesuatu yang baru walau inovasinya derajat prosentase  kecil atau minimal. KARYA TERUJI  berarti setiap yang dihasilkan oleh mahasiswa Magister (S2) harus berlandaskan teori dan metodologi ilmiah yang tepat.

PENDEKATAN MULTIDISIPLINER adalah dalam memahami persoalan atau fenomena setiap magister harus menggunakan pendekatan yang bervariasi atau pendekatan dari berbagai sector atau ilmu. Fenomena beragama Islam misalnya jangan hanya didekati dnegan satu pendekatan (mono disiplin) melainkan harus di lihat dari berbagai pendekatan (multidisiplin). Mengapa demikian? Karena Islam memiliki banyak aspek kehidupan bagi manusia.

PENGAKUAN memiliki makna kepercayaan, artinya setiap magister harus bisa dipercaya orang lain khususnay dalam bidang keilmuan yang dimiliki. Kepercayaan akan muncul jika magister mampu menunjukan karya yang bermanfaat untuk banayak orang.

Dilihat dari perspektif psikologi, mahasiswa magister adalah orang dewasa yang sedang belajar. Menurut Langeveld Dewasa di tandai dengan tiga ciri yaitu Rasional, Tanggung Jawab dan Stabil. Rasional adalah apa yang dikatakan atau ditulis (karya) harus bisa diterima berdasarkan logika masyarakat. Tanggung jawab adalah kemampuan untuk memebrikan alas an atau argumentasi atas segala yang dilakukan (dihasilkan), stabil adalah memiliki konsistensi yang berkata, bersikap dana berkarya.

Komentar Facebook

ABOUT THE AUTHOR

POST YOUR COMMENTS

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Name *

Email *

Website

Pengunjung Website

Flag Counter